Soal Messi Dibalik Pencoretan Icardi, Ini Kata Maxi Lopez

Soal Messi Dibalik Pencoretan Icardi, Ini Kata Maxi Lopez

Meskipun dirinya telah dikhianati oleh Icardi, namun Maxi Lopez sama sekali tidak memiliki niatan buruk terhadap penyerang Inter Milan itu, apalagi untuk meminta messi mencoret sang pemain dari daftar pemain Tim Nasional Argentina. Tudingan itu membuatnya Sakit hati.

Soal Messi Dibalik Pencoretan Icardi, Ini Kata Maxi Lopez

Lionel Messi, Kapten Argentina ini disebut-sebut sebagai pihak yang meminta pelatih untuk mencoret nama Mauro Icardi dari skuat les albiceleste selama ini. Terkait hal tersebu, Maxi Lopez yang juga dituding terlibat dalam pencoretan tersebut akhirnya angkat bicara.

Lopez dan Icardi memang memiliki trackback yang buruk di masa lalu. Awalnya mereka berdua adalah sahabat dekat, namun hubungan keduanya hancur begitu saja saat Icardi kedapatan memiliki hubungan terlarang dengan istri Lopez, Wanda Nara. Bahkan akhirnya Penyerang Inter dan sang Model menikah tak lama setelah perceraian Maxi Lopez dengan Wanda nara.

Hal inilah yang membuat pemain Torino dipercaya meminta messi untuk mencoret Icardi dari daftar pemain Timnas Argentina. Tapi hal tersebut dibantah mentah-mentah oleh Yang bersangkutan.

“Saya telah membuat semua perjanjian kepada anak saya untuk bertemu Messi, tapi mantan istri saya tidak mengizinkan anak saya pergi. Saya mencoba menjadi contoh baik untuk anak saya. Jika saya tidak pernah melakukan hal buruk kepada Icardi maka saya harap anak saya juga tidak akan menderita di kemudian hari.”

“Saya kecewa untuk anak saya karena tudingan tersebut, dan saya juga merasa kecewa karena Messi dan Mascherano adalah rekan saya, mereka disebut sebagai alasan utama kenapa Icardi tidak ada di tim nasional.” ujar penyerang Torino itu kepada Radio La Red.

Hanya Neymar Yang Lebih Baik dari Coutinho

Hanya Neymar Yang Lebih Baik dari Coutinho

Neymar adalah Pemain terbaik di Tim Nasional Brazil, sedangkan yang kedua adalah Coutinho, demikian menurut salah seorang mantan pemain tim Samba, Juninho Penambucano. Menurutnya juga, gelandang Liverpool memiliki kemampuan yang bagus dalam mencari ruang tembak.

Hanya Neymar Yang Lebih Baik dari Coutinho

Sanjungan demi sanjungan terus diberikan kepada gelandang andalan Liverpool, Philippe Coutinho. Bahkan, sanjungan terbaru mengklaim bahwa sang pemain Brazil adalah pemain terbaik, setelah penyerang Barcelona, Neymar Jr.

Sebagai informasi, saat yang bersangkutan didatangkan dari Inter Milan pada tahun 2013 silam, banyak yang meragukan dia bakal mendulang sukses di ajang Premier League. Penilaian itu sendiri berkaca pada jejak sejarah para pemain Brazil yang berkarir di Premier league.

Namun perlahan, Coutinho justru tampil gemilang bersama the Reds, dan sekarang, dia adalah pemain vital tim Marsyeside dan diminati sejumlah raksasa Eropa. Bahkan, eks Inter Milan ini telah mencetak 30 gol di ajang Liga Primer, menyamai catatan Juninho kala dulu membela Middlesbrough.

Terkait hal ini, Juninho mengaku bangga karena rekornya telah disamai oleh Coutinho, dan dia memang telah memprediksi hal tersebut. Eks gelandang Lyon ini menganggap Coutinho adalah pemain terbaik di Brazil setelah neymar.

“Saya bangga dia merebut rekor saya. Rekor itu ada di tangan yang baik. Coutinho bisa dianggap, setelah Neymar, pemain terbaik Brasil. Dia punya kelas yang berbeda dan dia pantas meraih semua yang ia dapat karena dia sudah bekerja keras. Ketika anda punya kecerdasan di atas lapangan, pada saat yang bersamaan juga anda akan melihat ruang, dan karena tempo di Inggris sangat cepat, maka hal tersebut membuat semuanya menjadi sangat terbuka.”

“Nah, dalam pengelihatan saya, salah satu kemampuan terbaik Coutinho adalah menemukan ruang. Semua orang berpikir dia akan kesulitan beradaptasi di Inggris, tapi faktanya, saya justru melihat lebih banyak ruang di Inggris, ketimbang di Spanyol.” tutur Juninho di Daily Mail.

Berkat performa gemilangnya itu, Philippe Coutinho sendiri kerap dikaitkan dengan Barcelona, dimana sang pemain Brazil akan bermain dengan rekan setimnya di timnas, Barcelona.

Pochettino : Dele Alli Sudah Seperti Anak Saya Sendiri

Pochettino ; Dele Alli Sudah Seperti Anak Saya Sendiri

Layaknya seorang ayah, pelatih asal Argentina mengungkapkan bagaimana dia memperlakukan youngster Inggris tersebu selama ini, dan seiring berjalannya waktu, terbukti bahwa dia dan klub sangat mencintai Alli. Pochettino juga tak ragu menyebutnya sebagai salah satu pemain terbaik Eropa.

Pochettino ; Dele Alli Sudah Seperti Anak Saya Sendiri

Dele Alli bisa dikatakan adalah ‘highlight’ dari penampilan apik yang ditunjukkan Spurs musim ini. Secara konsisten, pemain Inggris itu tampil gemilang di atas lapangan, membantu Tottenham menempati peringkat kedua di klasemen sementara.

Kegemilangan sang pemain tidak terlepas dari sokongan rekan-rekan satu timnya, dan peranan seorang pelatih, Mauricio Pochettino. Mengenai hal ini, manajer asal Argentina mengakui bahwa dia memang memperlakukan Alli seperti anak kandungnya sendiri, dekat, bersahabat, tapi juga keras.

“Saya tahu bahwa ini akan menjadi dekat sejak hari pertama. Kami bersahabat, penuh cinta, tapi juga keras. Sama halnya dengan seperti memiliki anak. Anda mencintainya tapi terkadang harus bersikap keras. Waktu telah menunjukkan bahwa kami benar-benar mendukungnya, dan memberikan cinta kepadanya karena dia begitu muda,” Pochettino.

Alli yang akan segera berusia 21 tahun pada 11 April mendatang musim ini telah mengemas 16 gol di ajang Liga Primer Inggris, dan dikatakan oleh Pochettino lagi bahwa youngster Inggris tersebut adalah salah satu pemain terbaik Eropa.

“Jika dia bukan pemain muda terbaik di Eropa, maka dia salah satu yang terbaik. Kalian bisa melihat sendiri bagaimana statistik yang dia catatkan pada usianya sekarang ini, dia pemain muda yang punya potensi besar. Karena dia masih sangat muda, dia masih sangat bisa untuk terus berkembang,” Sambungnya.

Ramsey Sebut Arsenal Bangga Dilatih Arsene Wenger

Ramsey Sebut Arsenal Bangga Dilatih Arsene Wenger

Gelandang Internasional Wales tersebut menilai bahwa Wenger adalah sosok manajer yang brilian, sehingga para pemain Arsenal masih sangat mempercayainya di Kursi pelatih, terlepas dari sejumlah hasil mengecewakan yang didapat The Gunners.

Ramsey Sebut Arsenal Bangga Dilatih Arsene Wenger

Aaaron Ramsey, pemain Arsenal ini turut angkat bicara mengenai isu pemecatan Arsene wenger dari Kursi pelatih. Pemain Wales menjadi salah satu pihak yang mendukung Wenger untuk meneruskan dinastinya di Arsenal, dan mengklaim bahwa para pemain The Gunners merasa bangga bermain dibawah arahan manajer asal Prancis tersebut.

Seperti diketahui, desas-desus masa depan Wenger di Arsenal memang terus diperbincangkan selama beberapa bulan terakhir ini. Spanduk dan Suara dari Para fans Arsenal pun menyerukan agar pelatih asal Prancis itu mengakhiri Rezimnya di Emirates yang telah berlangsung selama dua dekade lebih.

Jika para jurnalis dan pengamat melayangkan kritik kepada Wenger, namun tidak begitu dengan para pemain Arsenal yang terus mendukung sang manajer, termasuk diantaranya Aaron Ramsey.

“Manajer tak mengatakan apapun soal itu. Dia manajer kami dan kami bangga bermain untuknya. Dia sudah amat brilian untuk kami, semoga kami bisa membayarnya dengan finish sebaik mungkin dan memenangkan sesuatu untuknya,”

“Sebagai pemain, kami sebenarnya tidak sama sekali memikirkan hal ini, karena tugas kami adalah fokus untuk memenangkan pertandingan. Kami harus terus bekerja keras untuk bisa memetik kemenangan dalam laga akhir pekan nanti.”

“Kami adalah kumpulan professional, jadi kami akan bermain dan menampilkan yang terbaik demi hasil yang kami inginkan. Ada banyak hal yang terjadi, namun kami akan fokus pada apa yang menjadi tugas kami.” tutur Ramsey di Sky Sports.

Banjir Pujian, N’Golo Kante Belum Mau Berpuas Diri

Banjir Pujian, N'Golo Kante Belum Mau Berpuas Diri

Kerap disebut sebagai pemain terbaik Premier League musim ini, namun gelandang Internasional Prancis itu memilih untuk merendah. Kante menganggap dirinya masih bisa melakukan hal yang lebih baik dari sekarang ini, dan terkadang dia merasa harus bermain lebih tajam.

Banjir Pujian, N'Golo Kante Belum Mau Berpuas Diri

N’Golo Kante, pemain Internasional prancis tersebut kerap kali mendapatkan sanjungan dari sejumlah pihak menyusul performa apik yang dia tunjukkan bersama Chelsea sejak awal musim ini. Namun siapa sangka, mantan pemain Leicester City itu merasa masih belum pas dengan performanya saat ini.

Sebagaimana diketahui, Kante adalah salah satu rekrutan anyar Chelsea, yang mana sang pemain ditebus dari Leicester City usai berhasil antarkan The Foxes mengemas trofi Liga Primer Inggris pada kampanye musim lalu.

Sejauh ini, Kante bermain gemilang besama Chelsea, dia bahkan dipercaya bakal memenangkan penghargaan sebagai pemain terbaik Premier League musim ini. Rekannya di Stamford Bridge, Eden Hazard, bahkan pernah bercanda dengan mengatakan bahwa bermain bersama Kante tak ubahnya seperti bermain dengan ‘pemain kembar’ di lapangan.

Tapi tidak demikian menurut Kante, pemain berusia 24 tahun itu belum puas dengan performanya secara pribadi di atas lapangan. Dia merasa masih harus meningkatkan kemampuannya dan bermain lebih tajam.

“Saya tidak berpikir bahwa saya adalah salah satu pemain terbaik di liga, Saya kira saya masih bisa meningkatkan peran saya, saya bisa berbuat lebih. Saya kadang harus bisa lebih tajam lagi.” tutur Kante di BT Sport.

Adapun saat sepakat dengan tawaran Chelsea pada musim panas kemarin, Kante secara otomatis menyepakati ikatan kerja sama sampai tahun 2021 mendatang bersama The Blues.